PROPOSAL PTK MAPEL SENI BUDAYA SMA

DISUSUN OLEH: Drs. MOHAMMAD SANURI

NIP 196208151988031014

GURU SMA NEGERI 1 BREBES

  1. JUDUL USULAN

Meningkatkan hasil belajar Seni Rupa melalui Strategi Cloning Disain Komik Kelas XI

SMA Negeri 1 Brebes

  1. BIDANG KAJIAN

Pengembangan Pembelajaran

  1. PENDAHULUAN

Peserta didik adalah obyek dari pembelajaran  yang mempunyai kemampuan dan kreatifitas yang berbeda- beda. Guru mempunyai tanggungjawab membina kompetensi siswa agar kemampuannya dapat tersalurkan dan bermanfaat. Pembelajarn Seni Rupa mengajarkan siswa dapat mengembangkan daya cipta baru yang menarik. Dalam pembinaan proses daya cipta memerlukan langkah- langkah strategis yang tepat , produktif dan kreatif. Kedewasaan dan pengalaman siswa akan menolong menjadi siswa yang maju dan bermanfaat. Jadi dengan pembimbingan yang tepat akan membantu siswa maju dan mempunyai daya kritis mengikuti perkembangan berkarya seni rupa yang baik.

Pada jaman sekarang dirasa bahan ajar seni rupa merupakan materi yang dianggap sukar- sukar gampang, sebab dilihat gampang tapi membuatnya tidak mudah. Seni Rupa dianggap pelajaran sepele, kurang keren dan kurang banyak tantangan. Hanya bagi siswa yang yang menyenangi saja yang mersakan kenikmatan mengikuti pembelajarannya. Padahal pada kenyataan banyak kita menikmati bacaan, televisi hasil daya kreatifitas seni rupa.

Berdasarkan pengalaman peneliti melakukan pengamatan di kelas XI SMA Negeri 1 Brebes, di

jumpai betapa sulitnya memberi pelajaran Seni Rupa dan sekarang masih dianggap pelajaran tersebut hanya orang yang berbakat . Sebenarnya pembelajarannya  mengembangkan daya kreatitas/ disain dan sekaligus untuk menghargai daya kreasi orang lain. Pembelajaran Komik termasuk sulit sebab disamping menggambar juga ada teks.

Menurut Contoh Proposal Penyusun Sukestiyarno yang yang dibagikan kepada penulis menyebutkan pada dasarnya siswa terbagi tiga kelompok, yaitu kelompok berkemampuan baik,

kelompok berkemampuan sedang, kelompok berkemampuan rendah. Agar kemampuan anak dapat mencapai nilai minimal (KKM ) maka dibutuhkan proses pembinaan berfokus pada penggalian daya kreasi imajinasi dan daya ungkap kreasi. Daya inofasi   dan eksplorasi akan membawa kemampuan minimal dapat berkembang maksimal.

Dari pengalaman pembelajaran seni rupa membutuhkan pemikiran baru untuk mengajukan suatu strategi baru dalam pembelajaran seni rupa. Agar kemampuan minimal anak dapat menyelesaikan dengan baik dan menarik.

PROPOSAL PTK MAPEL SENI BUDAYA SMA

DISUSUN OLEH: Drs. MOHAMMAD SANURI

NIP 196208151988031014

GURU SMA NEGERI 1 BREBES

  1. JUDUL USULAN

Meningkatkan hasil belajar Seni Rupa melalui Strategi Cloning Disain Komik Kelas XI

SMA Negeri 1 Brebes

  1. BIDANG KAJIAN

Pengembangan Pembelajaran

  1. PENDAHULUAN

Peserta didik adalah obyek dari pembelajaran  yang mempunyai kemampuan dan kreatifitas yang berbeda- beda. Guru mempunyai tanggungjawab membina kompetensi siswa agar kemampuannya dapat tersalurkan dan bermanfaat. Pembelajarn Seni Rupa mengajarkan siswa dapat mengembangkan daya cipta baru yang menarik. Dalam pembinaan proses daya cipta memerlukan langkah- langkah strategis yang tepat , produktif dan kreatif. Kedewasaan dan pengalaman siswa akan menolong menjadi siswa yang maju dan bermanfaat. Jadi dengan pembimbingan yang tepat akan membantu siswa maju dan mempunyai daya kritis mengikuti perkembangan berkarya seni rupa yang baik.

Pada jaman sekarang dirasa bahan ajar seni rupa merupakan materi yang dianggap sukar- sukar gampang, sebab dilihat gampang tapi membuatnya tidak mudah. Seni Rupa dianggap pelajaran sepele, kurang keren dan kurang banyak tantangan. Hanya bagi siswa yang yang menyenangi saja yang mersakan kenikmatan mengikuti pembelajarannya. Padahal pada kenyataan banyak kita menikmati bacaan, televisi hasil daya kreatifitas seni rupa.

Berdasarkan pengalaman peneliti melakukan pengamatan di kelas XI SMA Negeri 1 Brebes, di

jumpai betapa sulitnya memberi pelajaran Seni Rupa dan sekarang masih dianggap pelajaran tersebut hanya orang yang berbakat . Sebenarnya pembelajarannya  mengembangkan daya kreatitas/ disain dan sekaligus untuk menghargai daya kreasi orang lain. Pembelajaran Komik termasuk sulit sebab disamping menggambar juga ada teks.

Menurut Contoh Proposal Penyusun Sukestiyarno yang yang dibagikan kepada penulis menyebutkan pada dasarnya siswa terbagi tiga kelompok, yaitu kelompok berkemampuan baik,

kelompok berkemampuan sedang, kelompok berkemampuan rendah. Agar kemampuan anak dapat mencapai nilai minimal (KKM ) maka dibutuhkan proses pembinaan berfokus pada penggalian daya kreasi imajinasi dan daya ungkap kreasi. Daya inofasi   dan eksplorasi akan membawa kemampuan minimal dapat berkembang maksimal.

Dari pengalaman pembelajaran seni rupa membutuhkan pemikiran baru untuk mengajukan suatu strategi baru dalam pembelajaran seni rupa. Agar kemampuan minimal anak dapat menyelesaikan dengan baik dan menarik.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: